Daerah  

LAKPESDAM-LPNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Bisnis Digital

Ejatoday.com — Santri didorong tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk membangun usaha dan memperluas pasar.

Upaya itu dilakukan melalui Diklat Santri WebPreneur yang digelar LAKPESDAM dan LPNU PCNU Pamekasan pada 20–21 Oktober 2026.

Kegiatan bertema “Jihad Ekonomi Santri di Era Digital” tersebut berlangsung di SMK Putri Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kebun Baru pada hari pertama dan SMK Mawaddah Putra Pondok Pesantren Sirojut Tholibin Taman Sari pada hari kedua.

Ketua LPNU PCNU Pamekasan, Nur Hamidi, mengatakan santri memiliki peluang untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Santri tidak hanya menjadi penjaga tradisi keilmuan Islam, tetapi juga harus hadir sebagai penggerak inovasi dan kemandirian ekonomi di era digital,” ujarnya.

Ketua LAKPESDAM PCNU Pamekasan, Ridan Muhtadi, mengatakan diklat tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan santri dalam mengembangkan kewirausahaan berbasis teknologi.

“Melalui Diklat Santri WebPreneur, LAKPESDAM dan LPNU PCNU Pamekasan berikhtiar membangun kapasitas santri dalam mengembangkan kewirausahaan digital, memanfaatkan teknologi, dan menciptakan peluang ekonomi yang produktif serta berdaya saing,” kata Ridan.

Menurut Ridan, keterampilan digital perlu diarahkan pada pemanfaatan praktis agar santri dapat mengenali peluang usaha dan menggunakan teknologi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Kepala SMK Mawaddah Putra Pondok Pesantren Sirojut Tholibin Taman Sari, Rohadi, mengatakan keterampilan membangun website dan memasarkan produk secara daring dapat menjadi bekal bagi santri untuk mengembangkan usaha.

“Keterampilan membangun website, memasarkan produk secara daring, dan mengelola usaha berbasis digital berpotensi membuka akses terhadap pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Rohadi menambahkan, SMK Mawaddah Putra telah memiliki jurusan Bisnis Digital untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi perkembangan dunia usaha.

“Selaras dengan hal itu, kami pun di sini sudah mempunyai jurusan Bisnis Digital yang memang benar-benar menyiapkan santri di masa depan, terutama menghadapi era disrupsi ini,” lanjutnya.

Melalui diklat tersebut, LAKPESDAM dan LPNU PCNU Pamekasan mendorong agar keterampilan yang diperoleh santri dapat diterapkan dalam kegiatan usaha. Penguasaan teknologi diharapkan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi berlanjut pada praktik kewirausahaan yang mendukung kemandirian ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *