Ejatoday.com – SMA NU Sumenep menggelar pesta demokrasi melalui pemilihan Ketua Komisariat Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) pada Jumat, 31 Oktober 2026.
Kegiatan tahunan tersebut merupakan bagian dari program kesiswaan untuk melahirkan kepemimpinan baru di lingkungan sekolah berbasis Nahdliyin.
Selain menjadi agenda pergantian kepengurusan, pemilihan ini juga menjadi ajang edukasi dalam berdemokrasi secara langsung bagi para siswa.
Kepala Satuan Pendidikan SMA NU Sumenep, Sri Farida Hartatik, mengajak seluruh warga sekolah untuk menggunakan hak pilih secara bijak dan bertanggung jawab.
“Momentum belajar secara nyata menggunakan hak suara kita di SMA tercinta. Gunakan hak suara dengan bijak, tidak ada yang golput dan penuh tanggung jawab,” kata Sri Farida Hartatik di hadapan warga SMA NU Sumenep.
Menurutnya, pemilihan Ketua IPNU dan IPPNU tidak sekadar menjadi ajang menentukan pemimpin organisasi, tetapi juga wadah bagi para siswa untuk menyampaikan gagasan, ide, dan pendapat.
Ibu Ida yang akrab disapa berharap proses demokrasi tersebut mampu melahirkan kepemimpinan yang membawa semangat kreativitas dan inovasi lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.
“Semangat dalam berinovasi meningkatkan prestasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di SMA NU satu periode ke depan,” harap perempuan yang aktif di Fatayat NU Kecamatan Kota Sumenep tersebut.
Lebih jauh, ia berharap ketua terpilih nantinya mampu mengembangkan organisasi serta menghadirkan berbagai program positif yang dapat meningkatkan prestasi dan partisipasi siswa di lingkungan sekolah.
Sekedar diketahui, kegiatan pemilihan tersebut dihadiri Kepala Satuan Pendidikan Sri Farida Hartatik, jajaran dewan guru, perwakilan pengurus PC IPNU- IPPNU Kecamatan Kota, serta siswa-siswi SMA NU Sumenep.
Dengan kegiatan ini, SMA NU Sumenep berupaya menanamkan nilai-nilai demokrasi, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan kepada peserta didik sejak bangku sekolah.













