Daerah  

Mahasiswa UMM Dorong Branding Wisata Taman Kelinci Batu Lewat Festival Musik

Ejatoday.com – Tim Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Bhaktiku Negeri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan program pemberdayaan wisata di Taman Kelinci Batu, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, pada 28 Juni hingga 30 Juli 2023.

Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Daya Tarik Wisata melalui Festival Musik dan Branding Kawasan Taman Kelinci Kabupaten Malang”.

Program tersebut dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengelola wisata untuk memperluas promosi sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Sebagai destinasi wisata edukatif yang menawarkan pengalaman berinteraksi langsung dengan kelinci, Taman Kelinci Batu dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang, namun masih memerlukan strategi promosi yang lebih kreatif dan berkelanjutan.

Tim PMM yang terdiri atas Aisyah Fairuz Susanto, Vieri Maulana Malik, Cintya Prahastiti Khoirunnisa, dan Ice Wulandari memulai kegiatan dengan melakukan survei lokasi dan analisis kebutuhan mitra.

Hasil observasi menunjukkan perlunya penguatan branding kawasan wisata agar mampu bersaing dengan berbagai destinasi lain di Kabupaten Malang.

Selain menyusun media promosi, mahasiswa juga membuat media edukasi berupa daftar harga makanan kelinci serta panduan pemberian pakan yang aman bagi pengunjung.

Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi sekaligus memberikan pengalaman wisata yang lebih edukatif.

Puncak kegiatan diwujudkan melalui penyelenggaraan festival musik yang melibatkan musisi lokal Malang.

Festival tersebut dirancang sebagai sarana promosi yang mampu menarik minat generasi muda untuk berkunjung ke Taman Kelinci Batu.

Melalui acaratersebut, kawasan wisata tidak hanya menjadi tempat rekreasi keluarga, tetapi juga ruang kreatif yang menghadirkan hiburan bagi masyarakat.

Menurut tim PMM, festival musik menjadi strategi branding yang efektif karena mampu meningkatkan eksposur destinasi wisata kepada khalayak yang lebih luas.

Publikasi kegiatan juga diperkuat melalui penyebaran pamflet promosi dan pemanfaatan media sosial untuk menjangkau calon pengunjung.

Selama pelaksanaan program, tim mahasiswa bekerja sama secara intensif dengan pengelola wisata dalam menyusun prosedur kegiatan, promosi acara, hingga evaluasi program.

Meskipun menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu dan kebutuhan koordinasi yang cukup tinggi menjelang pelaksanaan festival, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program memberikan dampak positif terhadap upaya promosi dan penguatan citra Taman Kelinci Batu sebagai destinasi wisata edukatif di Kabupaten Malang.

Media edukasi dan promosi yang dihasilkan juga membantu meningkatkan kualitas informasi yang diterima pengunjung.

Melalui kegiatan PMM ini, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata lokal.

Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan promosi wisata yang lebih inovatif dan berkelanjutan di Taman Kelinci Batu pada masa mendatang.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *