Hj. Ansari Tekankan Literasi Digital untuk Lindungi Perempuan dan Anak

Ejatoday.com – Anggota DPR RI Komisi VIII, Hj. Ansari, menekankan pentingnya literasi digital sebagai salah satu langkah strategis dalam melindungi perempuan dan anak di tengah perkembangan teknologi.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Seminar Perempuan dan Anak yang digelar DPC GMNI Pamekasan di Hotel Cahaya Berlian, Rabu (6/5/2026).

Menurut Hj. Ansari, perkembangan digital yang pesat membawa tantangan tersendiri, terutama dalam penyebaran konten yang dapat berdampak negatif bagi perempuan dan anak.

“Digitalisasi tidak bisa dihindari. Karena itu, masyarakat harus dibekali literasi digital agar bijak dalam menggunakan media sosial,” ujarnya.

Ia menegaskan, literasi digital tidak hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga memahami dampak dari setiap konten yang dikonsumsi maupun dibagikan.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam memberikan edukasi sejak dini kepada anak, agar lebih terlindungi dari risiko di ruang digital.

“Edukasi harus dimulai dari lingkungan terdekat, agar anak memiliki pemahaman dan perlindungan yang cukup,” tegasnya.

Hj. Ansari menambahkan, upaya perlindungan perempuan dan anak harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi regulasi, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran masyarakat.

Ia pun mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh GMNI Pamekasan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman publik terhadap isu tersebut.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi langkah awal dalam memperkuat literasi dan kepedulian bersama,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *