Ejatoday.com – Sosok Silviana Huda, Kaur Keuangan Desa Gembong, Kecamatan Babat, Lamongan, kini jadi sorotan. Tak hanya paras menawan, dedikasi Generasi Z-nya dalam pemerintahan desa lewat pendekatan kreatif dan digital patut diapresiasi.
Lulusan S1 Desain Komunikasi Visual (DKV) ISI Yogyakarta, kelahiran 11 Oktober 2000 ini, berkomitmen ubah wajah desa kelahirannya. Ia rencanakan implementasi ilmu desain untuk branding dan citra visual Desa Gembong agar lebih dikenal luas.
“Dengan bekal ilmu desain dan ilmu seni, nantinya akan saya implementasikan di dalam pemerintahan desa. Jadi, ikut serta membangun desa melalui branding ataupun kegiatan seni lainnya,” ujar Silviana sebagaimana dilansir afederasi, Selasa, 6 Januari 2026.
Sebagai Kaur Keuangan, ia tekankan transparansi informasi di era digital. Silviana aktif publikasikan pengelolaan dana desa via media sosial pribadinya, mudahkan warga awasi dan berpartisipasi.
“Saya berupaya untuk mempublikasikan pengelolaan keuangan desa melalui akun media sosial saya, sehingga nantinya warga Desa Gembong dapat mengetahui, mengawasi, dan ikut serta dalam pengelolaan keuangan, ujarnya.
Tak berhenti di laporan keuangan, Silviana bangun identitas digital desa sebagai jembatan komunikasi dua arah. Warga bisa sampaikan aspirasi, kritik, saran, atau pertanyaan terkait desa dengan mudah.
“Saya berupaya untuk membangun desa dari segi informasi digital, membangun identitas desa, citra desa, dan memperkenalkan desa melalui akun media sosial saya. Jadi supaya warga desa lebih mudah dalam menyampaikan aspirasi, kritik, saran, ataupun menanyakan suatu hal yang berhubungan dengan Desa Gembong,” tambahnya.
Pada usia 25 tahun, Silviana Huda bukti nyata anak muda kreatif bisa kontribusi besar di pemerintahan desa, bawa semangat keterbukaan dan inovasi modern.













