EjaToday.com – Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kepolisian Daerah Lampung Irjen Pol Helmy Santika atas raihan Penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) tingkat nasional.
Penghargaan tersebut, menurut JAN, mencerminkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan anggaran negara di lingkungan Polda Lampung, selaras dengan semangat Polri Presisi.
Bagi JAN, capaian ini sekaligus memperlihatkan ketaatan Polda Lampung terhadap ketentuan perundangan tentang pengelolaan keuangan negara.
Penghargaan IKPA 2024 diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pusdokkes Polri.
Pada ajang penilaian tersebut, Polda Lampung meraih nilai total IKPA 98,04 (kategori sangat baik) dan menempati peringkat ketiga nasional, di bawah Polda NTB dan Polda Aceh.
Sebanyak sembilan satuan kerja di jajaran Lampung memperoleh nilai IKPA sempurna 100, menunjukkan kualitas pengelolaan anggaran yang sangat baik.
Raihan ini sekaligus mengukuhkan Lampung sebagai salah satu institusi unggul dalam pengelolaan anggaran kepolisian di tanah air.
Ketua JAN, Romadhon Jasn mengatakan, pencapaian ini menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam menjalankan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan bentuk pengakuan atas komitmen institusi dalam mewujudkan tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel.
“Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,” kata Romadhon dalam pernyataannya, Sabtu (24/5/2025)
Romadhon, Ketua JAN, mengatakan, penghargaan IKPA ini menjadi bukti bahwa Polda Lampung berhasil mengelola anggaran negara secara tepat, efektif, dan efisien.
“Hal ini sangat sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengusung prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan apresiasi atas kinerja keuangan Polda Lampung, yang menurutnya merupakan cerminan konsistensi dalam penerapan reformasi Polri Presisi.
Pencapaian ini diharapkan memicu semangat kerja yang lebih tinggi di internal kepolisian Lampung.
“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polda Lampung dan Polri secara keseluruhan untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam hal pengelolaan anggaran publik yang transparan dan akuntabel,” imbuhnya.
Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) adalah tolok ukur penilaian kinerja pengelolaan anggaran negara yang melibatkan delapan indikator, termasuk ketepatan realisasi anggaran dan kepatuhan terhadap regulasi.
Polda Lampung berhasil meraih nilai total 98,04 dan menempatkan sembilan satker dengan nilai 100, sebuah prestasi langka di tingkat nasional.
Bahkan, pencapaian Lampung tersebut melampaui rata-rata nasional IKPA, menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran di wilayah itu termasuk salah satu yang terbaik di Indonesia.
Menurut Romadhon, hasil tersebut menunjukkan kapabilitas Polda Lampung dalam menjaga disiplin anggaran. Hal itu sejalan dengan visi program Polri Presisi yang menekankan transparansi dan keadilan dalam pelayanan publik.
Program ini mendorong agar setiap kegiatan kepolisian direncanakan secara prediktif, dijalankan dengan tanggung jawab, dan diawasi secara transparan.
JAN menegaskan akan terus mendukung langkah Polda Lampung dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran negara.
Keberhasilan ini dipandang sebagai bentuk peningkatan profesionalisme kepolisian Lampung yang sebaiknya dipertahankan.
“Keberhasilan ini harus dijaga agar Polri Lampung tetap menjadi pelopor penerapan akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik di tubuh kepolisian,” imbuhnya.
Romadhon menyatakan komitmennya untuk memperkuat pengawasan anggaran negara.
“Kami berharap pencapaian Polda Lampung ini dapat dipertahankan sekaligus menjadi inspirasi bagi institusi kepolisian di seluruh Indonesia,” tutupnya. (Ejatoday.com/*)













