Daerah  

Pastikan Perjalanan Aman dan Lancar, Dinkes Sumenep Garcep Periksa Kesehatan Driver dan Penumpang Bus

Pastikan Perjalanan Aman dan Lancar, Dinkes Sumenep Periksa Kesehatan Driver dan Penumpang Bus (JPRM)
Pastikan Perjalanan Aman dan Lancar, Dinkes Sumenep Periksa Kesehatan Driver dan Penumpang Bus (JPRM)

Ejatoday.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Pemeriksaan pelayanan gratis itu ditujukan bagi sopir, kru, dan penumpang bus di Terminal Arya, Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Kamis, 12 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para pengemudi dan penumpang sebelum melakukan perjalanan, terutama menjelang arus mudik Lebaran.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, mengatakan pemeriksaan kesehatan tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait. Di antaranya unsur TNI, Polri, pengelola terminal, serta Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Pelayanan ini kami berikan kepada driver, kru, serta para penumpang. Tujuannya untuk memastikan mereka dalam kondisi terbaik sebelum melakukan perjalanan, khususnya bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran,” ujarnya, menegaskan.

Ia menjelaskan, bahwa layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, gula darah, hingga pemeriksaan kesehatan umum lainnya.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan para sopir dan kru bus berada dalam kondisi prima saat mengemudikan kendaraan yang membawa penumpang jarak jauh.

Dalam kegiatan tersebut, Dinkes Sumenep menerjunkan sekitar 21 tenaga kesehatan yang berasal dari sejumlah puskesmas.

“Kami membawa tim sekitar 21 orang dari puskesmas untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan,” imbuhnya.

Dinkes menargetkan seluruh sopir yang beraktivitas di terminal dapat memanfaatkan layanan tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya menggandeng berbagai instansi agar para sopir, kru, dan penumpang memiliki kesadaran memeriksakan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan.

“Kegiatan pemeriksaan ini hanya dilaksanakan satu hari, dari pagi hingga siang. Target kami 25 sopir dan kru bus serta 100 penumpang,” kuncinya.(Hn/Sin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *