Ejatoday.com – Kegiatan Ngaji Turats bersama keluarga besar Ikatan Keluarga Besar Alumni Al-Amien Prenduan (IKBAL) Korda Pamekasan berlangsung khidmat di kediaman Hj. Ansari, di Rumah Aspirasi, Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Minggu (11/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menjaga tradisi keilmuan pesantren.
Hj. Ansari, anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari daerah pemilihan Jawa Timur XI (Madura), menyambut langsung para sesepuh, pengurus, dan alumni Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep.
Selain sebagai tuan rumah, Hj. Ansari juga merupakan Pembina IKBAL Korda Pamekasan dan IKBAL Bakorda Pamekasan.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kajian. Ia mengapresiasi semangat mereka yang tetap hadir meski cuaca cukup panas.
Hj. Ansari berharap kehadiran para peserta menjadi amal kebaikan di sisi Allah SWT. Ia juga mengajak keluarga besar IKBAL agar terus menjaga semangat belajar dan mengambil ilmu serta hikmah dari para kiai.
Baginya, kegiatan mengaji kitab turats bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi juga bagian dari ikhtiar menjaga tradisi keilmuan yang telah lama tumbuh di lingkungan pesantren.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Ansari turut menjelaskan bahwa kediamannya terbuka sebagai rumah aspirasi bagi masyarakat. Rumah itu tidak hanya menjadi tempat menerima tamu, tetapi juga ruang untuk membangun komunikasi dan membicarakan berbagai kebutuhan masyarakat.
Ia menyinggung upaya mendorong perhatian terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama mereka yang membutuhkan dukungan untuk mengembangkan usaha.
Kepedulian terhadap UMKM juga terlihat dalam pelaksanaan Ngaji Turats. Sejumlah pedagang lokal, termasuk penjual bakso dan mi ayam, dilibatkan untuk menyediakan konsumsi bagi peserta.
Menurut Hj. Ansari, pelibatan pedagang tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap usaha masyarakat. Dengan demikian, kegiatan keagamaan dan silaturahmi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM lokal.
Hj. Ansari juga menyampaikan informasi mengenai Program Indonesia Pintar (PIP), khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang menempuh pendidikan di lembaga di bawah Kementerian Agama.
Ia mendorong peserta yang memiliki atau mengelola madrasah untuk memperhatikan siswa yang memenuhi kriteria penerima bantuan. Koordinasi dapat dilakukan melalui tenaga ahli yang membantunya.
Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap kondisi sosial ekonomi keluarga agar bantuan pendidikan dapat menjangkau siswa yang membutuhkan.
Informasi tersebut menjadi salah satu hal yang disampaikan Hj. Ansari di hadapan keluarga besar IKBAL, selain pesan untuk terus menjaga silaturahmi dan semangat menuntut ilmu.
Menjaga Kebersamaan Keluarga Besar IKBAL
Kegiatan Ngaji Turats tersebut memperlihatkan eratnya hubungan kekeluargaan di antara para alumni dan abituren Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.
Melalui kegiatan semacam ini, tradisi mengaji tetap terpelihara, sementara hubungan antarsesama alumni terus diperkuat dalam suasana kekeluargaan.
Pertemuan di kediaman Hj. Ansari itu sekaligus menjadi ruang untuk menyampaikan kepedulian terhadap pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, tanpa meninggalkan tujuan utama kegiatan, yakni menjaga silaturahmi dan tradisi keilmuan pesantren.













